Sunday, December 22, 2013

Kelebihan Serta Kelemahan Mobil LGCC



Dewasa ini, pemerintah telah mengizinkan adanya program mobil murah ramah lingkungan (LGCC), dengan salah satu syaratnya secara tidak langsung harus mempunyai beberapa kriteria agar mobil  tersebut bisa diterima oleh masyarakat.Salah satu kelebihan mobil LGCC ialah harga yang relatif murah yaitu berada di harga 100 juta atau bisa 
kurang dari itu, akan tetapi
read more
dibalik kelebihan harga yang murah masih ada beberapa kekurangan yang dimiliki oleh mobil mungil tersebut. Berikut opini saya tentang kelemahan mobil LGCC :
1.     Mobil LGCC mengadopsi mesin yang beda dari semua varian yang ada dikelasnya, yang mana mesin tersebut telah diciptakan oleh para Produsen Otomotif masing-masing mengandung “Ron Oktan” yang tinggi, (sekitar 10:1). Secara tidak langsung mobil anda harus diisi Pertamax tanpa terkecuali. Bahkan terdapat sebuah argumen dari beberapa Mentri yang mengatakan bahwa jika Mobil LGCC diisi “Premium” maka, tidak akan berlangsung lama (kurang dari 2 tahun Mesin akan rusak).
2.     Beberapa fitur kelengkapan (menurut saya pribadi kurang memadai,walaupun sudah ada air bag 2 sekaligus). Hal ini bisa dilihat mengenai fitur-fitur kurang mewah yang rata-rata berada di dalam kabin mobil LGCC.
3.     Bentuk body mobil yang kurang besar atau kurang staylish (bagi saya) untuk mobil LGCC. Jika dimensi mobil yang terlalu kecil mengakibatkan kekurangan power jika diajak berlari dengan kecepatan 100 KM/jam.
4.  Belum teruji kualitasnya maupun kuantitasnya, (menurut saya setidaknya mobil LGCC diajak berkendara atau Road Show ke beberapa kota di Indonesia untuk menguji dari segi ketahanan Mesin serta efisiensi pemakaian bensin. Hal ini tidak terjadi seperti Mobil ESEMKA yang pernah gagal hanya karena lampu mobil tiba-tiba redup dalam perjalanan jauh )
5.   Akan menyebabkan kemacetan yang tambah parah khususnya di kota-kota besar (ada beberapa pemakai nekat membeli Premium untuk mengisi mobil LGCC mereka).
6.  Harga jual kembali yang tentunya akan jatuh, mengingat mobil ini harga barunya sekitar 100 jutaan atau bahkan ada yang kurang dari itu.
7.     Menyebabkan “jatuhnya” pangsa mobil bekas yang rata-rata range berada di kisaran 50-100 jutaan (menurut saya pribadi mending membeli mobil bekas yang telah teruji kualitas nya dijalanan dari pada beli mobil baru yang minumnya harus pertamax, hehe)
8.  Spare part akan lebih susah mengingat mobil LGCC masih baru, sehingga harus inden(kalo mobil bekas bisa beli dimanapun, karena sudah banyak yang pakai).
Mengenai kelebihan mobil LGCC bisa dilihat disini salah satunya:

   1.  Dengan uang kurang dari 100 juta bisa dapet mobil baru
  2.  Hanya ada beberapa type mobil LGCC yang bagus (Agya), selebihnya kurang berkenan dihati saya
3.     Minimal bisa nampang di jalan raya (hehehe).  

Demikian Review singkat saya tentang mobil LGCC.
Berikut ada sisi positifnya, yaitu:

  • Walau dengan harga yang murah, mobil LGCC tetap menjadi primadona bangsa Indonesia karena dengan harga yang standar, para konsumen bisa menikmatinya dengan bersilaturahmi dengan sanak keluarga dan teman-teman kerabat anda.
Sisi negatifnya yaitu:

  • Akan menambah macet perjalanan anda karena tentunya jumlah mobil di Indonesia akan bertambah banyak jumlahnya.
-    Akan lebih baik jika anda memilih mobil bekas dari pada mobil baru tersebut, walau bagaimanapun mobil bekas lebih banyak spare partnya dan telah teruji kualitasnya di jalanan, sehingga potensi kemacetan akan lebih mudah dihindari.
Demikian dari hasil opini saya tentang mobil LGCC, selebihnya bisa dikembalikan pada masing-masing pihak, karena anda juga mempunyai kesempatan dalam memilih antara mobil LGCC atau mobil bekas.