Wednesday, January 2, 2013

Kitab Shahih Bukhari Karya Imam Bukhari (Penjelasan Singkat)



 Setelah kita menjelaskan tentang biografi Imam bukhari pada pembahasan sebelumnya, maka jelas bahwasanya Imam bukhari merupakan salah satu ulama yang paling banyak meriwayatkan hadist-hadist yang mempunyai tingkat “shahih” paling banyak dibandingkan kitab-kitab lainnya. Imam Bukhari telah menghasilkan kitab yang diberi nama kitab “shahih-Bukhari”.
Pada awalnya, nama kitab tersebut ialah: Al-jami’ Al musnad As-shahih Al-mukhtasar min Umuru rasulullah SAW wa Sunanih wa Ayyamih. Nama tersebut dihasilkan karena sesungguhnya guru dari Imam Bukhari berwasiat bahwasanya: “hendaklah kamu menyusun sebuah kitab yang khusus berisi sunnah rasul yang shahih”[1].            
Menurut salah satu ulama, Muhammad ajjaj al-khatib, yang diberi nama judul kitab “al-jami’ ”diatas bahwasanya dalam kitab tersebut berisi kumpulan-kumpulan hadist-hadist tentang hukum, keutamaan amal, tata pergaulan, sejarah, maupun kabar-kabar yang akan datang. Sedangkan kata “ Al-musnad ” mempunyai arti bahwasanya Imam Bukhari hanya memasukkan hadist-hadis yang sanadnya bersambung hingga rasulullah SAW. Sedangkan kata “As-shahih” mempunyai pengertian bahwasanya dalam kitab tersebut tidak dimasukkan hadist-hadist yang dhaif[2].  




[1] Muhammad abu syuhbah, Fi rihab Al sunnah Al kuttub Al sihhah As-sittah (ttp: Majma Al-buhus Al-islamiyah, 1969), 57.
[2] Muhammad ‘Ajaj Al-khatib, Usul Al-hadis ‘Ululuhu wa Musthalahu (Damaskus: Dar-Fikr, 1975). Hlm. 313.